Tiga Sebab Semakin Parahnya Kondisi Sinusitis, Periksakan Kondisi Anda ke Klinik Arfa

Hidung patah
02Apr, 2019

JAKARTA — Sinusitis atau radang sinus bukan perkara kesehatan sederhana. Sinusitis mengacu pada peradangan jaringan yang melapisi sinus yang membuat rasa tidak nyaman dan menyakitkan. Jika sinus saluran ini terhambat, atau mungkin terinfeksi maka sinusitis atau radang akan terjadi. Biasanya disertai dengan rasa nyeri yang tak tertahankan.

Cara terbaik adalah memeriksakan diri ke dokter secepatnya. Di Klinik Arfa Neuro Facial Pain Anda bisa berkonsultasi lebih dulu via WhatsApp sekaligus membuat janji untuk konsultasi dengan dokter-dokter ahli kami.

Berikut tiga sebab tak biasa penyebab infeksi sinus yang mungkin tak sadari orang.

1. BAKTERIA

Infeksi sinusitis bisa disebabkan oleh infeksi bakteria. Ada orang yang telah mengalaminya di sepanjang usianya. Sudah mencoba berbagai tipe obat-obatan dan bahkan menjalani operasi pengangkatan polip. Tidak ada yang berhasil. Dia kemudian memeriksakan diri ke Dr. Samer Fakhiri, dari UTHealth Otorhinolaryngology Texas Sinus Institute dan anggota Memorial Hermann-Texas Medical Center.

Dari pemeriksaa Fakhiri terbukti pada pasien itu memang ada sesuatu yang salah terutama dalam proses perjalanan penyakitnya. Masalah utama si pasien bukanlah hal yang khas terjadi pada pasien pasca pembedahan sinusitis. Diketahui ternyata area tulang yang terbuka dengan infeksi material yang berhubungan di septum hidungnya dan sinus sphenoid.

Saat materi tersebut dikirim untuk diteliti ternyata mengandung abses akibat Mycobacteroium. Ini adalah bakteri yang sangat berhubungan dengan Tubercolusis dan Leprosy. Begitu bakteri penyebab dikenali masalahnya, si pasien bisa sembuh total.

2. BERENANG ATAU MENYELAM

Klorin dalam kolam renang dapat menyebabkan iritasi atau pembengkakan ketika masuk ke telinga atau hidung Anda, yang dapat menyebabkan infeksi sinus. Ketika sinus membengkak, lendir menjadi terperangkap dan dapat memungkinkan bakteri untuk tumbuh.

Menyelam atau berenang di bawah air juga dapat menyebabkan sinusitis karena perubahan tekanan. Menurut New York Sinus Center, perubahan tekanan ini mempengaruhi saluran sinus Anda, yang dapat menyebabkan saluran sinus Anda tersumbat, yang pada gilirannya menjebak lendir dan memungkinkan pertumbuhan bakteri.

Jika Anda sudah menderita infeksi pilek atau sinus, hindari berenang sampai hilang. Apalagi klorin dapat memperburuk gejala Anda dan kondisi Anda jadi lebih buruk.

3. MEROKOK

Jika Anda adalah seorang perokok, ada yang perlu Anda ketahui. Ada hubungan antara tembakau dan iritasi saluran nafas dan daya tahan tubuh. Rokok juga mengiritasi jalur sinus, menyebabkan pembengkakan dan peradangan.

Sebelumnya dilaporkan pada sebuah studi yang menyoroti hubungan antara merokok dan sinusitis – peneliti menilai keparahan gejala dan pengobatan yang digunakan di antara 103 mantan perokok dengan rhinosinusitis kronis dan 103 orang yang tidak pernah merokok tetapi juga memiliki rinosinusitis kronis. Mereka menemukan bahwa perokok memiliki gejala yang lebih buruk, dan menggunakan lebih banyak antibiotik dan kortikosteroid oral untuk mengobati infeksi sinus dan mengurangi peradangan daripada yang bukan perokok.

“Jika pasien mengatakan kepada saya bahwa mereka merokok, saya sekarang memiliki bukti langsung untuk mengatakan bahwa gejala yang sama yang membuat mereka sengsara semakin diperburuk dengan merokok,” kata penulis studi senior Dr Ahmad Sedaghat, seorang ahli bedah sinus di Massachusetts Eye and Ear Infirmary. .

“Di sisi lain, kami juga bisa optimis, karena kami memiliki bukti yang menunjukkan bahwa jika Anda berhenti merokok, semuanya akan menjadi lebih baik, dalam urutan 10 tahun,” tambahnya dalam rilis berita rumah sakit.

Jika Anda menderita sinusitis, inilah saat Anda harus menemui dokter:
-Gejala sinusitis sudah berlangsung antara 10-14 hari, dan semakin buruk seiring waktu.
-Anda mengalami sakit kepala yang tak bisa membaik dengan obat-obatan seperti acetaminophen, aspirin, ibuprofen atau decongestan.
-Ada pembengkakan di bagian wajah dan perubahan penglihatan.
-Kotoran dari saluran hidung berubah warna misal dari jernih menjadi hijau setelah 5-7 hari sejak serangan pertama seperti nyeri sinus dan deman muncul dan kemudian memburuk.
-Jika Anda perhatikan bahwa kotoran hidung sudah berubah sejak pertama kali ada demam, temui dokter jangan sampai 10 hari.
-Nyeri wajah, terutama di area sinus sepanjang garis hidung dan di bawah kelopak mata yang menetap meski setelah 2-4 hari tindakan.
-Jika Anda mengalami demam dan kotoran hidung berubah warna, temui dokter setelah 1-2 hari.
-Jika gejala sinusitis berlangsung meski sudah melengkapi terapi antibiotik.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *