Sinusitis Kronis Jangan Disepelekan, Konsultasikan Dengan Ahli Nyeri Wajah di Klinik Arfa

Hidung patah
29Mar, 2019

JAKARTA — Mungkin Anda bertanya-tanya mengapa Klinik Arfa Neuro Facial Pain yang terletak di lantai 2 RS. Meilia juga menangangi masalah sinusitis?

Bukankah sinusitis adalah bagian dari masalah kesehatan Telinga Hidung Tenggorokan (THT)? Jawabannya bisa ya bisa juga tidak. Karena sinusitis apalagi yang kronis bisa menyebabkan nyeri wajah yang bisa tak tertahankan oleh penderitanya.

Sinusitis kronis sebenarnya kondisi umum di mana rongga di sekitar saluran hidung (sinus) menjadi meradang dan membengkak meski sudah dilakukan upaya pengobatan. Kondisi ini mengganggu drainase atau sistem pembuangan di saluran pernafasan dan menyebabkan penumpukan lendir.

Sinusitis kronis dapat disebabkan oleh infeksi, pertumbuhan pada sinus (polip hidung) atau oleh septum hidung yang menyimpang.

Kondisi ini paling sering menyerang orang dewasa muda dan setengah baya, tetapi juga dapat mempengaruhi anak-anak.

GEJALA DARI SINUSITIS KRONIS

Sedikitnya 2 dari 4 tanda utama dan gejala sinusitis kronis harus muncul bersamaan dengan peradangan untuk diagnosis yang lebih tepat. Gejala lainnya:

– Lendir yang kental dan tanpa warna dari hidung atau saluran yang kemudian sering kembali masuk ke tenggorokan (drainase postnasal).

– Hidung tersumbat menyebabkan kesulitan bernafas melalui hidung.

– Nyeri, rasa lunak dan bengkak di sekitar mata, pipi, hidung dan kening.

Gejala lain, termasuk:

– Nyeri telinga.
– Sakit di rahang atas dan gigi.
– Batuk yang terasa lebih parah di malam hari.
– Tenggorokan perih.

PENCEGAHAN

Lakukan beberapa langkah berikut untuk mengurangi risiko serangan sinusitis kronik, yakni :

– Hindari semaksimal infeksi saluran nafas. Batasi interaksi dengan orang yang terjangkit masalah pernafasan. Seperti orang yang terserang flu

– Cuci tangan rutin dengan sabun dan air, terutama sebelum tidur.

– Kendalikan alergi Anda. Konsultasikan dengan dokter jika gejala alergi meluas.

– Hindari asap rokok dan polusi udara. Asap tembakau dan udara yang tercemar bisa menyumbat dan memicu radang di paru-paru dan saluran nafas.

TINDAKAN

– Irigasi saluran nafas dengan cairan saline atau semprotan hidung akan mengurangi sumbatan sekaligus membilas iritasi dan alergi.

– Kortikosteroid untuk nasal atau saluran nafas. Spray ini bisa mencegah dan mengobati peradangan atau inflamasi.

– Injeksi atau oral kortikosteroid. Ini adalah pengobatan yang biasa digunakan untuk meredakan peradangan dari sinusitis parah. Terutama jika Anda juga mengidap polip nasal. Kortikosteroid oral hanya saja bisa menyebabkan efek samping serius jika digunakan dalam jangka waktu panjang. Jadi langkah ini biasanya hanya dilakukan untuk kondisi yang parah saja.

MODIFIKASI GAYA HIDUP

Begitu dokter mendiagnosis Anda dengan sinusitis kronik, Anda jangan berpangku tangan pasrah pada pengobatan saja. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan secara mandiri di rumah, yakni:

– Cukup beristirahat. Ini akan membuat tubuh Anda melawan peradangan dan mempercepat penyembuhan.

– Banyak minum, selain air Anda bisa memilih jus buah segar. Ini akan membantu mengencerkan mukus atau lendir hidung dan melonggarkan saluran nafas.

– Hindari minuman yang mengandung kafein atau alkohol yang bisa membuat Anda mengalami dehidrasi. Alkohol juga bisa membuat peradangan memburuk di sinus dan hidung.

– Lembabkan rongga nasal. Anda bisa melakukan cara tradisional berikut, tutupi kepala dengan handuk, lalu bernafaslah dengan menghirup uap hangat dari mangkuk berisi air hangat. Pastikan seluruh permukaan wajah terkena uap hangatnya.

– Cara lain adalah mandi air hangat, bernafas dalam uap hangatnya. Uap hangat akan mengurangi rasa nyeri dan mengencerkan lendir.

– Kompres wajah dengan sesuatu yang hangat. Handuk yang dibasahi di sekitar hidung, pipi dan mata untuk mengurangi nyeri wajah.

– Bilas saluran nasal atau pernafasan. Gunakan botol khusus yang bisa dipencet untuk membilas saluran pernafasan. Gunakan air yang steril, dimasak atau didinginkan sebagai pembilas. Jangan lupa mencuci bersih dengan seksama pula alat-alat yang digunakan untuk pembilasan ini.

– Tidurlah dengan letak kepala lebih tinggi. Ini akan membantu saluran sinus lebih leluasa sekaligus mencegah kemacetan sinus. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *