Nyeri Pada Wajah

Nyeri Pada Wajah
01Okt, 2018

Nyeri Pada Wajah Bisa Jadi itu Gejala Trigeminal Neuralgia

Nyeri pada Wajah Begitu Menyiksa? jangan Sepelekan, bisa jadi tanda-tanda Trigeminal Neuralgia.  Trigeminal neuralgia merupakan kondisi medis di mana terjadi nyeri yang bersifat kronik (lebih dari 3 bulan) yang bersumber dari gangguan pada saraf trigeminal sehingga menyebabkan sensasi rasa nyeri pada wajah.

Saat mengalami kondisi ini, stimulasi kecil di wajah seperti sentuhan, tersenyum atau aktivitas sehari-hari seperti menyikat gigi hingga mengaplikasikan make up di wajah akan memicu rasa sakit yang luar biasa.

“Trigeminal neuralgia oleh tenaga kesehatan juga sering disebut douloureux. Di mana terjadi gangguan pada saraf trigeminal di daerah wajah pasien. Nyeri Pada Wajah terjadi ketika ada kontak antara pembuluh darah arteri atau vena dengan saraf trigeminal. Kontak inilah yang kemudian menekan saraf dan menyebabkan gangguan fungsi,” kata Spesialis Bedah Saraf Brain and Spine Bunda Neuro Center, Jakarta, dr. Heri Aminuddin, SpBS(K).

Faktor Nyeri Pada Wajah

Trigeminal neuralgia juga dapat terjadi akibat adanya proses penuaan atau dapat dikaitkan dengan sklerosis multipel atau penyakit sejenis yang menyebabkan kerusakan selubung mielin yang berfungsi melindungi saraf. Selain itu, trigeminal neuralgia juga bisa terjadi akibat penekanan tumor di saraf trigeminal. Tidak menutup kemungkinan trigeminal neuralgia terjadi akibat adanya lesi di otak atau beberapa kondisi kesehatan yang meliputi luka bedah dan stroke.

“Ada beberapa pembagian jenis trigeminal neuralgia dan nyeri yang umumnya muncul pada pasien. Pada trigeminal neuralgia tipe 1 (klasik) nyeri umumnya terjadi secara spontan dengan durasi nyeri umumnya episodic. Sementara trigeminal neuralgia tipe 2 (atipikal) nyeri datang secara spontan dengan durasi nyeri yang terjadi konstan (terus menerus). Pada tipe trigeminal tipe 3 (injury) kondisi ini terjadi karena trauma ataupun bekas operasi sinus. Sedangkan pada secondary trigeminal neuralgia profil nyeri yang tampak pada pasien dapat berupa klerosis multiple,” jelasnya. 

Pakar nyeri dari Klinik Nyeri dan Tulang Belakang Jakarta, dr. Mahdian Nur Nasution, SpBS mengatakan gejala awal yang kerap muncul diantaranya nyeri di wajah yang terjadi secara sepontan, dalam waktu yang singkat. Namun seiring waktu, kondisi ini berkembang lebih berat, dari sisi nyeri yang dialami pasien dan waktu serta intensitas munculnya nyeri pada wajah. Trigeminal neuralgia lebih banyak terjadi pada wanita dengan risiko meningkat pada usia lanjut diatas 50 tahun.

Dengan berkembangnya teknologi kedokteran saat ini, ada beberapa pilihan terapi. Pilihan terapi yang dimaksud meliputi pemberian obat-obatan, suntikan dan operasi serta teknologi minimally invasive seperti radiofrekuensi ablasi.

“Terapi trigeminal neuralgia umumnya dimulai dengan pemberian obat-obatan. Namun terapi ini tidak memberikan hasil yang baik atau disertai efeksamping yang tidak menyenangkan pada pasien. Pada kelompok tersebut, terapi injeksi atau operasi bisa menjadi pilihan selanjutnya. Terdapat beberapa jenis obat yang dapat digunakan untuk mengatasi nyeri yang disebabakan trigeminal neuralgia,” kata dr. Mahdian.

Konsultasi Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *