Nyeri wajah karena kekurangan vitamin B12

Kekurangan Vitamin B12 Juga Bisa Sebabkan Nyeri Wajah, Jangan Abaikan

JAKARTA — Saat tubuh kekurangan vitamin B12, ada beberapa gejala unik yang tak semua diketahui banyak orang. Salah satunya adalah nyeri wajah. Selama ini diketahui bahwa kekurangam vitamin 12 bisa sangat sulit untuk dikenali. Mulai dari kelelahan, sulit bernapas, hingga perubahan dalam gerakan.

Vitamin B12 dibutuhkan tubuh untuk membuat sel darah merah dan juga membentuk DNA. Ini akan sulit dilakukan jika ternyata Anda mengalami kekurangan vitamin B12, sementara gejalanya tidak langsung muncul, sehingga tidak diketahui.

Jika seseorang kekurangan vitamin B12, tubuh mereka akan berjuang untuk membuat cukup sel darah merah. Sel darah merah yang dibuat juga bisa berukuran besar dan memiliki umur pendek. Jika tubuh kekurangan sel darah merah, jaringan dan organ akan kekurangan oksigen, memicu gejala kekurangan vitamin B12.

Anda bisa berada dalam risiko kondisi ini jika Anda merasakan nyeri di salah satu sisi wajah. Nyeri wajah bisa jadi salah satu pertanda kekurangan vitamin B12, menurut lembaga Patient Thyroid Advocacy. Mungkin rasanya seperti nyeri yang tumpul, dan biasanya akan berdampak pada tulang pipi dan juga di bahwa mata. Pada beberapa pasien rasanya seperti nyeri yang tajam dan menyebar sampai ke kening.

GEJALANYA JARANG DIRASAKAN

JIka Anda memiliki beberapa gejala tak biasa yang tak terdiagnosis, mungkin sudah selayaknya Anda mempertimbangkan kemungkinan kekurangan vitamin B12. Mereka yang berada di ambang batas kekurangan B12 kadang bisa memunculkan gejala dramatis yang kadang ditolak sebagai sebab nyeri, karena semula dianggap hal tersebut tak mungkin disebabkan oleh kekurangan vitamin B12.

Gejalanya mungkin datang dengan perlahan, sehingga pengidap tak terlalu menganggap serius masalah ini. Mereka tak mengeluhkan sampai masalah ini jadi sangat parah.

Nyeri wajah, biasanya pada salah satu bagian wajah. Jenis nyerinya sangat beragam sehingga sangat sulit untuk dijabarkan segala kemungkinannya. Nyeri wajah bisa sangat menyiksa bagi pasien, tetapi biasanya berlalu relatif cepat. Anda juga bisa berisiko kekurangan vitamin B12 jika Anda mengalami kedutan mata yang mengganggu.
Kedutan biasanya mempengaruhi hanya satu mata pada satu waktu, dan terjadi tepat di bawah mata.

Mengonsumsi suplemen dapat menurunkan risiko kekurangan B12. Tanda-tanda peringatan yang lebih umum dari kekurangan vitamin B12 termasuk kelelahan, perasaan pusing, dan mudah tersinggung.

Dimungkinkan untuk menambah vitamin dengan mengonsumsi makanan tertentu. Sumber vitamin B12 terbaik termasuk daging sapi, hati, makanan susu, telur, dan salmon. Kekurangan vitamin B12 dapat disebabkan oleh anemia pernisiosa – suatu kondisi yang disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang menyerang sel-sel perut yang sehat.

Kekurangan  vitamin B12 dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius jika tidak ditangani, jadi mewaspadai gejala sangat penting. Salah satu gejala yang paling dikenal adalah merasa sangat lelah. Tetapi banyak dari tanda-tanda itu dapat benar-benar muncul di mata.

Para ahli telah mencatat tiga gejala yang dapat muncul di mata dalam kasus kekurangan vitamin B12 – penyakit kuning, penglihatan buram dan kedutan mata.

1. Penyakit kuning

Jika Anda memiliki kekurangan vitamin B12, Anda bisa terkena penyakit kuning, menurut Hal ini membuat seseorang terlihat pucat atau memiliki warna kekuningan pada kulit.

Mata juga dapat terpengaruh, dengan putih berubah menjadi kuning. Kerapuhan sel darah merah ketika produksi dipengaruhi oleh kekurangan vitamin B12 berarti banyak yang memecah dan menyebabkan kelebihan bilirubin. Bilirubin diproduksi oleh hati ketika memecah sel darah tua dan berwarna sedikit merah atau coklat. Bilirubin dalam jumlah besar adalah apa yang membuat kulit dan mata sedikit kuning.

2. Penglihatan kabur.

Penglihatan kabur dapat terjadi ketika kekurangan B12 yang tidak diobati menyebabkan kerusakan sistem saraf pada saraf optik yang mengarah ke mata Anda. Ini adalah temuan dari penelitian berjudul “Kekurangan B12 dengan manifestasi neurologis tanpa adanya anemia”.

Kerusakan dapat memainkan malapetaka pada sinyal saraf yang bergerak dari mata ke otak, sehingga mengganggu penglihatan. Neuropati optik adalah istilah medis untuk kondisi ini.

3. Mata yang berkedut

Mata berkedut bisa mengganggu dan biasanya bukan tanda dari kondisi medis serius yang mendasarinya.Tetapi itu bisa disebabkan oleh kurang makan makanan kaya vitamin B12.

Kedutan mata biasanya terjadi hanya dalam satu mata pada satu waktu, dan biasanya tidak menyakitkan. Meskipun ini bisa menjengkelkan, biasanya ini bukan pertanda sesuatu yang serius. Anda mungkin merasa sangat sadar diri ketika itu terjadi, tetapi kenyataannya adalah gerakannya sangat cepat sehingga orang-orang di sekitar Anda tidak mungkin menyadari itu bahkan terjadi.

Mata berkedut adalah salah satu dari banyak gejala yang mungkin Anda perhatikan, dan itu tidak akan mengejutkan Anda bahwa perbaikan terbaik di sini adalah memasukkan lebih banyak nutrisi ini ke dalam makanan Anda. Kekurangan vitamin B12 paling baik diperoleh melalui diet. Tetapi beberapa makanan adalah sumber vitamin yang lebih baik daripada yang lain. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jl. Warung Jati Barat No. 34, RT007/005, Kalibata, Jakarta 12760

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-7919-6999

Book Online

Appointment Now