Diagnosis Trigeminal Neuralgia

Diagnosis Trigeminal Neuralgia
01Okt, 2018

Diagnosis Trigeminal Neuralgia yang Benar dan Tepat berdasarkan IHS

Trigeminal neuralgia merupakan proses yang kompleks. Banyak sekali, kondisi ini salah didiagnosis sebagai sakit gigi atau rahang, dan Diagnosis Trigeminal Neuralgia yang benar dan tepat bisa memakan waktu bertahun-tahun untuk didapatkan. Tim neurologis dan ahli bedah saraf Klinik Nyeri dan Tulang Belakang mendiagnosa berdasarkan deskripsi gejala Anda, termasuk jenis rasa sakit yang Anda alami, frekuensi dan intensitasnya, dan di mana di wajah rasa sakit ini berada.

Neuralgia trigeminal atau tic douloureux adalah gangguan pada saraf wajah (saraf trigeminus) yang menyebabkan nyeri pada wajah sesuai dengan distribusi cabang saraf, yaitu daerah bibir, mata, hidung, kulit kepala atas, dahu, rahang atas, dan rahang bawah. Nyeri pada penyakit ini bersifat hebat, dapat disertai kejang otot wajah yang singkat, dan terjadi pada satu sisi wajah. Neuralgia trigeminal paling banyak ditemui pada usia 60 – 75 tahun dan lebih sering terjadi pada wanita.

Dokter akan mendiagnosis trigeminal neuralgia berdasarkan pada deskripsi rasa nyeri Anda, seperti:

  • Tipe. Nyeri trigeminal neuralgia biasanya tiba-tiba dan singkat.
  • Lokasi. Lokasi nyeri dapat menentukan apakah nyeri tersebut disebabkan oleh trigeminal neuralgia atau bukan.
  • Pemicu. Nyeri biasanya disebabkan oleh stimulasi ringan dari pipi, misalnya saat makan, berbicara, bahkan terpapar angin sejuk.

Selain itu, dokter mungkin akan melakukan pemeriksaan penunjang untuk menentukan penyebab dari kondisi Anda. Pemeriksaan penunjang ini antara lain pemeriksaan neurologis dan magnetic resonance imaging (MRI).

Diagnosis Trigeminal neuralgia Berdasarkan International Headache Society (IHS)

Diagnosis dapat ditegakkan berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan klinis pasien. Kriteria diagnostik trigeminal neuralgi berdasarkan International Headache Society (IHS) ialah sebagai berikut :

  1. Serangan nyeri tiba-tiba yang muncul beberapa detik hingga 2 menit dan melibatkan satu atau lebih cabang nervus trigeminus dan memenuhi kriteria B dan C.
  2. Nyeri paling sedikit memenuhi 1 karakteristik berikut:
    1. Kuat, tajam, superfisial, rasa menikam
    1. Dipicu dari trigger area atau terdapat faktor pencetus
  3. Jenis serangan stereotipik (khas) pada tiap individu
  4. Tidak ada defisit neurologis
  5. Tidak berkaitan dengan gangguan lain.

Jika terjadi gejala trigeminal neuralgia yang parah, penderita dapat merasakan serangan nyeri ini ratusan kali dalam waktu satu hari dan tidak berkurang.  Jika Anda Memiliki Keluhan Seputar Nyeri Wajah maupun Nyeri Tulang Belakang. Anda Bisa Menghubungi Kami

Konsultasi Whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *